Monday, 7 August 2017

Sukses (bagian 2)

Jalan Menuju Sukses Sejati (Beruntung Dunia Dan Akhirat)
—————————-
Berikut ini akan dipaparkan beberapa karakter dan amalan orang yang beruntung yang disebutkan dalam Al-Quran.
1-      Iman dan amal shaleh.
Dalam surat Al-Baqarah ayat 1 – 5. Disini disebutkan karakter orang yang  beruntung, yaitu: beriman kepada yang gaib, mendirikan shalat, menginfakkan sebagian harta, beriman kepada Al-Quran, beriman kepada kitab-kitab sebelum Al-Quran dan meyakini adanya hari akhir. Di ayat yang kelima Allah mengatakan: “mereka itulah orang yang berada dalam petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang beruntung
2-      Dakwah
dan hendaklah ada suatu kelompok yang mengajak kepada kebaikan, memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung”(Al-Imran: 104)
3-      Sabar, teguh dalam berjuang dan bertaqwa.
hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kalian, kuatkanlah kesabaran kalian dan tetaplah bersiap siaga serta bertaqwalah kepada Allah suapaya kalian beruntung” (Al-Imran: 200)
4-      Meninggalkan riba
“hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memakan riba dengan berlipat ganda. Bertaqwalah kepada Allah supaya kalian beruntung” (Al-Imran: 130)
5-      Menjauhi maksiat (arak, judi, berkurban untuk berhala dan mengundi nasib dengan anak panah) : Al-Maidah: 90
Itulah beberapa contoh amalan yang bisa mengantarkan kita pada keberuntungan. Keberuntungan yang sebenarnya. Bukan kesuksesan duniawy yang menipu. Tapi keberuntungan abadi yang kita rasakan di dunia dan akhirat. Keberuntungan di dunia berupa kebahagiaan hakiki, kedamaian, ketentraman jiwa, kelapangan hati dan keberkahan hidup. Sementara keberuntungan akhirat adalah masuk syurganya Allah SWT yang luasnya seluas langit dan bumi.
Ada satu ayat yang sangat penting kita ketahui untuk memahami apa yang disebut dengan sukses sejati, Allah berfirman:
“……. Barangsiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga maka sesungguhnya ia telah faaza (menang/beruntung)…..” (Ali-Imran: 185)
Indikator Sukses Sejati
————————————-
Dari rangkaian penjelasan dan beberapa ayat di atas, dapatlah kita fahami bahwa orang yang mencapai sukses sejati (keberuntungan) dapat dilihat dari beberapa indikasi berikut:
1-      Selalu dalam ketaatan.
Orang yang sukses sejati senantiasa dalam ketaatan. Pencapaian duniawinya – berapapun banyak harta yang ia miliki dan betapapun tinggi kedudukannya – tidak melalaikannya dari mengingat Allah. Tidak membuatnya lalai dari ibadah. Justru semakin Allah tambah nikmat kepadanya,  dia semakin bersyukur  dan semakin dekat kapadaNya.
Karena itulah apapun yang ia lakukan adalah dalam rangka taat kepada Allah. Bisnis apapun yang ia bangun dan kedudukan apapun yang ia peroleh selalu dengan dalam bingkai ibadah dan dengan cara yang  diridoi Allah SWT.
2-      Akhirat oriented.
Apa yang ia miliki tidak membuatnya lupa akan hakikat kehidupannya. Bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara. Dia tidak lupa bahwa kehidupannya akan berakhir dan kembali ke kampungan yang sebenarnya yakni kampung akhirat. Karena itu dia merasa ringan menginfakkah hartanya di jalan Allah SWT demi mencapai kebahagiaan abadi di akhirat kelak.
3-      Dunia di tangannya sementara akhirat di hatinya.
Dia tak terbelenggu oleh semua materi yang ia miliki. Ia mencintainya. Ya, itu manusiawi. Tapi cintanya pada harta dan kedudukannya itu tidak berlebihan. Dunia tidak menyibukkan hatinya. Karena dunia hanya berada dalam genggamannya. Tidak merasuki hatinya. Jika ia mengalami kerugian duniawi, hatinya tidak risau dan galau. Karena hatinya sudah dipenuhi oleh cita-cita ukhrawinya. Maka tidak ada lagi tempat  duniawi disana.
Karena itulah peraih sukses sejati selalu jauh dari sifat sombong, angkuh dan bakhil. Ia sangat menyadari bahwa apa yang ia miliki hanyalah anugerah dan titipan dari Allah semata. Maka apa yang ia miliki ia jadikan sebagai sarana untuk mencari ridho dan cinta Allah SWT.
4-      Berbagi.
Karakter penting peraih sukses sejati adalah suka berbagi antar sesama. Betapapun kayanya dia dan betapapun tinggi kedudukannya, jika tidak peduli pada masyarakatnya, tidak peka akan nasib saudara-saudaranya, maka dia bukanlah peraih sukses sejati.
Maka benarlah sebuah ungkapan yang mengatakan “sukses itu tidak dilihat dari seberapa besar yang kau dapatkan, tapi dilihat dari seberapa besar manfaat yang kau berikan pada sesama”.
Peraih sukses sejati sangat menyadari bahwa berbagi merupakan kunci penting dalam meraih kesuksesan sejati tersebut.
Inilah beberapa kata kunci yang apabila kita rangkai, kita bisa memahami hakikat ‘sukses sejati’. Inilah sukses yang seharusnya kita cita-citakan dalam kehidupan kita. Dan cita-cita mencapai sukses sejati seperti ini  jugalah yang harus kita tanamkan kepada generasi penerus kita.
Cita-cita seperti ini tidaklah ringan menggapainya. Untuk meraihnya kita membutuhkan segenap ilmu dan perjuangan serius. Ini bukanlah cita-cita para pemalas dan pecundang. Ini adalah cita-cita para petarung , mujahid dan pejuang sejati.
Semoga kita termasuk orang-orang yang meraih kesuksesan sejati yaitu mendapatkan syurga yang kenikmatannya hakiki dan abadi. Wallaahu a’lam bishshowaab.
Categories:

0 comments:

Post a Comment